Dinamika Elit dan Kontroversial Parpol di Tengah Persoalan Rakyat Sultra

Kenapa justru seorang elit politik yang berjuang di Sulawesi Tenggara mau di “habisi”, saya pikir itu sangat jauh dari esensi dan hakikat politik yang sesungguhnya.

‎Dari penulis salah satu poin menarik yang diangkat adalah kehadiran sosok politisi yang lahir dari latar belakang sederhana seorang anak petani yang kini duduk di kursi legislatif. Keberhasilan tokoh tersebut dinilai menjadi bukti bahwa asal-usul keluarga bukanlah penghalang untuk meraih impian dan mengabdi pada daerah.

‎Sosok ini dinilai berhasil mematahkan stigma bahwa kursi legislatif hanya milik kalangan tertentu. Lebih jauh, kehadirannya dianggap mampu menjadi bara api inspirasi bagi generasi muda di Sultra yang memiliki cita-cita tinggi namun terhalang keterbatasan ekonomi.

‎Berita ini juga menyoroti jejak langkah nyata yang dilakukan politisi tersebu. Saya mencatat adanya transformasi signifikan bahwa kepentingan rakyat di atas segala segalanya tanpa tersandra pada aturan partai yang tak jelas arahnya.

Bukankah panduan mereka juga adalah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Kenapa mau sesuka hati berdasarkan situasi hati dan perasaan tentang suka dan tidak suka dalam melihat kadernya berjuang untuk rakyat.

Baca Juga  DPRD Sultra Jangan Lampaui Batas