Mencari sensasi atau seperti apa ?
Publik bisa memberi penilaian apapun, sebab ini bukan hanya urusan daulat parta politik tapi juga tentang daulat rakyat yang harus di pertaruhkan.
Apakah kurang dewasa atau seperti apa ? Biarkan publik menilai sebab itu urusan internal tetapi jika sudah mencuat di publik, maka siapa saja berhak berasumsi, berspekulasi atau pun memberikan pandangan sesuai dengan kadar kemampuan masing-masing.
Menurut penulis dalam pandangannya menekankan bahwa politik seharusnya tidak dipandang sebagai ajang perebutan kekuasaan semata, melainkan panggilan nurani untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat secara luas, apa lagi saat ini Sulawesi Tenggara sedang di guncang banyak problem, masalah yang terus berulang terjadi, sebuah permasalahan klasik yang tak ada ujung titik permasalahan.
Di mana partai politik, di mana elit yang duduk di kursi legislatif atau pemerintahan ?
Kenapa justru mereka juga yang menjadi penonton, padahal nyatanya mereka di legitimasi rakyat untuk bersuara, berjuang atas nama rakyat.
Bahwa di tengah badai politik yang terkadang dilematis, seorang politisi sejati harus mampu bersikap dewasa dan profesional. Menurutnya, tantangan terbesar bagi seorang wakil rakyat atau root politik adalah memilih antara kepentingan pragmatis atau tetap teguh pada pendirian untuk melayani aspirasi rakyat.
Politisi yang dibutuhkan hari ini adalah mereka yang mampu menjadi role model, yang tidak sekadar bicara, tetapi membuktikan lewat tindakan nyata di lapangan, bukan hanya urusan keterpilihan pada periode selanjutnya tetapi bagaimana bisa berbuat, agar itu bisa menjadi rekam jejak, trecd record yang menjadi penilaian untuk masyarakat bahwa mereka merasa berbuat kepentingan rakyat itu sendiri.








