UTARAKLIK.COM – Polemik Pasar Sore di Desa Kalibu, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara perlahan mulai menemukan titik terang. Setelah berbulan-bulan menjadi perdebatan di tengah masyarakat, kini arah penyelesaian persoalan semakin jelas dengan hadirnya Pasar Desa Kalibu yang resmi dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Apa yang terjadi di Kalibu sebenarnya bukan sekadar persoalan pasar biasa. Konflik ini berkembang menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap pengelolaan ekonomi yang dianggap terlalu lama berjalan untuk kepentingan pribadi tanpa memberi manfaat nyata bagi desa.
Masyarakat mulai sadar bahwa aktivitas ekonomi sebesar pasar seharusnya tidak hanya menguntungkan individu tertentu, tetapi juga harus memberi dampak bagi pembangunan dan kesejahteraan warga desa secara luas.
Awal Polemik Pasar di Kalibu
Polemik pasar di Kalibu mulai memanas setelah penutupan pasar pribadi secara sepihak menjelang Idul Fitri 2026 lalu.
Saat itu, para pedagang terpaksa berjualan di pinggir jalan di tengah ramainya aktivitas masyarakat menjelang lebaran.








