Dapur MBG Wakatobi Diduga Langgar Aturan, JPKP Desak Koordinator SPPG Bertanggung Jawab

“Berdasarkan hasil pemantauan kami, ada sejumlah SPPG di Wakatobi yang diduga melayani lebih dari 3.000 porsi per hari. Bahkan, ada yang disebut mendistribusikan hampir 4.000 porsi makanan setiap hari,” ungka La Ali dalam releasenya, (4/10/2026).

Menurutnya, apabila temuan tersebut terbukti, maka perlu ada evaluasi terhadap pengelolaan SPPG, termasuk tanggung jawab koordinator dan kepala SPPG dalam memastikan operasional berjalan sesuai ketentuan BGN.

“Koordinator SPPG dan kepala SPPG harus bertanggung jawab apabila pelayanan yang dilakukan terbukti melampaui ketentuan yang telah ditetapkan BGN,” tegasnya.

La Ali menjelaskan, batasan kapasitas pelayanan yang ditetapkan BGN berkaitan dengan berbagai aspek, mulai dari mutu makanan, kebersihan dan keamanan pangan, ketersediaan tenaga kerja hingga ketepatan waktu distribusi.

Ia menilai kapasitas produksi dan distribusi harus disesuaikan dengan kemampuan dapur serta jumlah tenaga yang tersedia agar kualitas pelayanan kepada penerima manfaat tetap terjaga.

Baca Juga  Bangun Butur, Arjun Ajak Pemuda Bergerak Kolektif dan Inovatif