Ambulans Rusak, Penanganan Lambat: Pelayanan Puskesmas Bonegunu Dikeluhkan

UTARAKLIK.COM, BUTUR – Pelayanan di Puskesmas Bonegunu, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara, menjadi sorotan setelah keluarga pasien mengeluhkan lambatnya penanganan terhadap seorang bayi berusia 2 bulan yang mengalami diare parah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari pekan lalu. Sekitar pukul 00.00 WITA, keluarga membawa bayi ke Puskesmas Bonegunu di Kelurahan Buranga dalam kondisi sering buang air besar (BAB).

Sejak magrib hingga tengah malam, bayi tersebut dilaporkan sudah BAB sebanyak empat kali dengan kondisi semakin encer.

Setibanya di puskesmas, pasien langsung diberikan obat-obatan dan disarankan mengonsumsi oralit. Namun hingga pagi hari, kondisi bayi justru belum membaik.

Frekuensi BAB meningkat drastis hingga mencapai sekitar 15 kali dalam kurun waktu kurang dari tujuh jam.
Keluarga pasien mengaku mulai khawatir karena kondisi bayi terlihat semakin lemas. Mereka pun meminta tindakan lanjutan, termasuk pemasangan infus guna mengatasi dehidrasi.

Namun, menurut keterangan keluarga, petugas piket saat itu hanya seorang diri dan menyarankan menunggu tenaga medis lain yang dijadwalkan datang pukul 08.00 WITA. Upaya pemasangan infus sempat dilakukan beberapa kali, namun tidak berhasil karena sulitnya menemukan pembuluh darah bayi.

Baca Juga  Dituding Lalai, Puskesmas Bonegunu Beri Penjelasan Soal Penanganan Bayi 2 Bulan