Utang Dana PEN Masa Lalu Jadi Tantangan Besar Afirudin-Rahman

UTARAKLIK.COM – Kondisi anggaran Buton Utara saat ini perlu dipahami secara utuh dan objektif oleh seluruh masyarakat.

Sedikitnya ruang anggaran yang tersedia bukan semata-mata karena pemerintah saat ini tidak bekerja, melainkan karena adanya beban fiskal yang cukup besar yang harus ditanggung dari kebijakan masa lalu.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi pemerintahan Afirudin–Rahman adalah beban utang Dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang hingga kini masih harus dicicil setiap tahun.

Cicilan tersebut secara langsung memotong dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga ruang gerak APBD menjadi lebih terbatas.

Dengan estimasi cicilan kuranglebih sekitar Rp22 miliar per tahun, tentu hal ini sangat memengaruhi kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, yang mengharuskan setiap program dan kegiatan disusun dengan sangat selektif. Tidak semua kebutuhan pembangunan dapat dijalankan secara bersamaan.

Comment