Ia menilai keberadaan tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan dan hubungan sosial masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil bumi yang telah diperoleh.

Rangkaian kegiatan Pesta Panen Haroano Laa kemudian ditutup dengan berbagai pertunjukan budaya. Para tamu undangan dan masyarakat disuguhi sejumlah atraksi seni tradisional, di antaranya manca, Tari Ngibi, serta atraksi seni pencak silat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI-Polri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Buton Utara Nurham, sejumlah pimpinan OPD, Plt. Camat Kulisusu Barat, Kapolsek Kulisusu Barat, sejumlah kepala desa se-Langkumbe Raya, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Melalui pelaksanaan Pesta Panen Haroano Laa, masyarakat Langkumbe Raya diharapkan dapat terus menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi yang diwariskan para leluhur, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.







