JPKPN Sultra Desak Polda & Polres Konawe Seret Aktor di Balik Tambang Pasir Ilegal Konaweha

UTARAKLIK.COM, KENDARI – Kasus dugaan pertambangan pasir ilegal di aliran Sungai Konaweha terus bergulir dan kini menjadi sorotan tajam Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (DPD JPKPN) Sulawesi Tenggara.

Ketua Investigasi DPD JPKPN Sultra, Rasul, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam mengawal laporan yang telah masuk ke Kepolisian Daerah (Polda) Sultra.

Ia menduga kuat adanya keterlibatan oknum-oknum tertentu yang menjadi penjaga di balik layar aktivitas ilegal tersebut.

Dalam pernyataannya, Rasul memastikan akan melakukan langkah konkret dengan mendatangi markas kepolisian untuk menagih progres penanganan kasus ini.

“Saya tidak akan main-main. Saya pastikan hari Senin besok saya akan datangi Polda Sultra dan Polres Konawe terkait kasus tambang pasir ilegal di Konaweha. Kami mendesak pihak kepolisian segera melakukan tindakan tegas, baik terhadap penambang maupun pihak-pihak yang diduga sebagai penyetor,” ungkap Rasul (26/04/2026).

Rasul juga menyatakan bahwa posisi JPKPN Sultra saat ini sudah sangat kuat. Pihaknya mengaku telah memiliki data lengkap mengenai siapa saja yang terlibat dalam rantai bisnis ilegal ini.

Baca Juga  Pemuda Kulisusu Buka Suara, Tegaskan Pelantikan 23 Pejabat Butur Sesuai Aturan