“Sesuai kewenangan dan kapasitas saya, insyaallah saya akan bantu pemerintah desa agar program ini dapat segera berjalan, termasuk soal pasar,” tegasnya.
Selain berdiskusi dengan pemerintah desa dan warga, Waode Rabia juga meninjau langsung fasilitas produksi garam serta melihat hasil produksi yang telah tersimpan di gudang.
Peninjauan tersebut menjadi langkah awal untuk melihat secara langsung kondisi sentra produksi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan agar potensi garam Desa Rombo dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan mampu menembus pasar secara lebih luas.








