“Kami berharap bantuan alsintan, BBM, dan pestisida ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kelompok tani. Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk menjaga ketahanan pangan, terutama di tengah tantangan cuaca dan fluktuasi harga yang tidak menentu,” ungkap Afirudin.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara meninjau langsung mesin pompa air yang digunakan untuk mengairi lahan persawahan yang terdampak kekeringan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, mesin pompa air tersebut berfungsi dengan baik dan mampu mengairi lahan pertanian secara optimal. Pengoperasian pompa air ini membantu menyelamatkan sebagian besar tanaman padi masyarakat Desa Waodeangkalo dari ancaman kekeringan selama musim kemarau.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka berharap dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian dapat terus berlanjut, khususnya dalam penyediaan sarana produksi dan pengairan untuk menjaga keberlangsungan usaha tani.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Buton Utara memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian harga pangan. (A)








