Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua IPMABES terpilih, Nesya, yang dinilai berhasil membuktikan bahwa perempuan mampu memimpin organisasi dengan baik.
“Saya memberikan apresiasi kepada adinda Nesya. Kehadiran perempuan sebagai ketua sekaligus dominasi perempuan dalam kepengurusan menunjukkan bahwa perempuan juga mampu menjadi pemimpin dan membawa perubahan,” katanya.
Sementara itu, Ketua IPMABES periode 2026–2027, Nesya, menyampaikan harapannya agar organisasi yang baru terbentuk tersebut menjadi ruang lahirnya sumber daya manusia unggul.
“IPMABES bukan hanya menjadi ruang untuk berkembang, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Nesya juga menjelaskan bahwa pelantikan kali ini menghadirkan konsep berbeda dengan memilih lokasi di ruang terbuka. Menurutnya, konsep tersebut menjadi yang pertama dilakukan oleh organisasi kepemudaan di Kabupaten Buton Utara.
“Kami mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda. Jika biasanya pelantikan dilaksanakan di dalam ruangan secara formal, kali ini IPMABES memilih konsep luar ruangan yang sederhana namun tetap khidmat. Mungkin ini menjadi yang pertama di skala Buton Utara,” jelasnya.








