Perwakilan Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Sulawesi Tenggara juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai-nilai akademik yang mendorong mahasiswa tidak hanya memahami pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, habitat berbagai biota laut, serta penyerap karbon yang berkontribusi mengurangi dampak perubahan iklim. Karena itu, penanaman mangrove dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.
Melalui momentum Milad ke-4 ini, PERMATA-UST berharap dapat terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat demi mewujudkan kawasan pesisir yang lestari dan berkelanjutan. (Aj)








