UTARAKLIK.COM, BUTUR – Penantian panjang masyarakat Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara terhadap pembangunan jalan akhirnya mendapat perhatian serius.
Setelah 36 tahun menanti jalan beraspal, ratusan warga menggelar aksi demonstrasi dengan menutup sementara Jalan Poros Ereke – Bau-Bau, Kamis (4/6/2026).
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung damai dan tertib dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak dan belum pernah mendapatkan pengaspalan secara memadai.
Kerusakan jalan tersebut telah menghambat aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat serta memicu berbagai kecelakaan lalu lintas.
Meski sempat menyebabkan kemacetan pada jalur Ereke–Bau-Bau, aksi berlangsung kondusif tanpa tindakan anarkis. Warga memilih menyampaikan tuntutan secara damai sembari menunggu respons pemerintah.
Respons cepat pun datang dari Pemerintah Kabupaten Buton Utara. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buton Utara, Husima, S.Hut., M.P., bersama Kepala Bappeda Buton Utara, Agus Pria Budiana, S.Sos., turun langsung menemui massa aksi untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.








